Penting Tanaman Mangrove Bagi Daerah Pesisir


Demak, SEMARANG Post- Program KKN Reguler Dari Rumah (RDR) 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berlangsung selama 45 hari. KKN RDR 77 tahun ini memprioritaskan Program Kerja di Bidang Kemasyarakatan (Lingkungan) dengan melakukan penanaman mangrove bersama warga RT. 03 RW. 04, Desa Tugu, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.


Kegiatan Program KKN Reguler Dari Rumah dimaksudkan  mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan dan menjauhkan dari terpaparnya Covid-19.


"Penanaman pohon mangrove di Desa Tugu ini memerlukan keterlibatan  elemen masyarakat sekitar terutama karangan taruna dan elemen-elemen terkait " tutur Putri Rosari pada Senin 8 Nopember 2021.


Putri Rosari mahasiswi jurusan FISIP, Prodi Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang ini berharap dengan adanya kegiatan penanaman pohon mangrove di sekitar tempat tinggalnya bisa bermanfaat..


"Semoga dengan adanya penanaman Pohon Mangrove di Desa Tugu, bemanfaat selain menambah penghijauan juga dapat mengurangi adanya abrasi air laut" jelas Putri


Pada kesempatan kegiatan tersebut,  Wakil Kepala Desa  Desa Tugu, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mengucapkan terimakasihnya atas  program KKN RDR 77 UIN Walisongo Semarang  dengan kegiatan penanaman mangrove dilingkungannya  untuk mengatasi abrasi air laut dan sebagai penghijauan serta menjadi penyadaran masyarakat pentingnya tanaman mangrove  bagi daerah pesisir.


Kontributor:Putri Rosari (mahasiswi  UIN Walisongo Semarang)
Editor: B.Rustono

Lebih baru Lebih lama