Emas Antam Pada 19 November 2021, Turun 3 Ribu Rupiah

Ilustrasi/Foto/Doc: ekbis.sindonews.com

Jakarta, SEMARANG Post-- Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam meroket ke posisi 953 ribu rupiah per gram pada Jumat 19 Nopember 2021. Harga emas tercatat turun 3.000 rupiah dibanding perdagangan kemarin yang sebesar 956 ribu rupiah per gram.

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) yang turun 3.000 rupiah dari 854 ribu rupiah per gram menjadi 851 ribu rupiah per gram.


Seperti dikutip dari laman CNN Indonesia, berdasarkan data Antam, harga jual emas ukuran 0,5 gram senilai 526 ribu rupiah, untuk ukuran 2 gram 1,84 juta rupiah, 3 gram 2,74 juta rupiah, 5 gram 4,54 juta rupiah, 10 gram 9,02 juta rupiah, 25 gram 22,43 juta rupiah, dan 50 gram 44,79 juta rupiah,  kemudian, harga emas seberat 100 gram senilai 89,51 juta rupiah, 250 gram 223,51 juta rupiah, 500 gram 446,82 juta rupiah, dan 1 kilogram 893,6 juta rupiah.


Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan, pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak sebesar 0,9 persen.


Sementara, harga emas di perdagangan Internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX bergerak stagnan diangka US$1.864 per troy ons. Lalu, harga emas di perdagangan spot naik tipis 0,09 persen ke US$1.860,6 per troy ons pada pagi ini.


Dari keterangan Ariston Tjendra selaku pengamat Komoditas , pelaku pasar sedang mewaspadai ancaman kenaikan inflasi global. Oleh karenanya, banyak investor yang akan masuk ke instrumen berisiko rendah, seperti emas.


Hal ini akan menjadi sentimen positif untuk emas. Namun, pelaku pasar juga masih menanti pernyataan baru dari pejabat bank sentral AS terkait rencana kenaikan suku bunga acuan.


"Bila ada indikasi percepatan, dolar AS bisa menguat dan harga emas bisa turun," kata Ariston.  (CNNIndonesia)


Lebih lanjut dikatakan hari ini, Ariston memprediksi harga emas bergerak dalam kisaran US$1.850 per troy ons hingga US$1.877 per troy ons.


Sumber: CNN Indonesia
Editor: Anast
Lebih baru Lebih lama