Perkuat Ketahanan Pangan, BBPTUHPT Baturraden Tambah 600 Ekor Sapi Perah Unggul


Purwokerto, SEMARANG Post - Upaya peningkatan populasi dan kualitas sapi perah nasional terus diperkuat. Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden menggelar kegiatan Market Sounding dan Sosialisasi Persyaratan Teknis Bibit Sapi Perah serta Persyaratan Penyedia secara daring melalui Zoom, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BBPTUHPT Baturraden bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan diikuti Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, perwakilan Kejaksaan Negeri Purwokerto, serta sembilan perusahaan importir sapi perah.

Dalam sosialisasi tersebut, BBPTUHPT Baturraden memaparkan berbagai persyaratan teknis yang harus dipenuhi calon penyedia, mulai dari standar mutu genetik, kondisi kesehatan ternak, hingga kelengkapan administrasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bibit sapi perah yang diadakan memiliki kualitas unggul dan sesuai kebutuhan program pengembangan peternakan nasional.

Keterlibatan Kejaksaan Negeri Purwokerto menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel. Pendampingan hukum diharapkan mampu mengawal seluruh proses agar berjalan sesuai regulasi serta meminimalkan potensi permasalahan di kemudian hari.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak menilai kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menghadirkan bibit sapi perah berkualitas tinggi bagi Indonesia.

Menurutnya, ketersediaan bibit unggul akan berkontribusi terhadap peningkatan produksi susu dalam negeri, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kesejahteraan peternak.

Sebagai tindak lanjut, proses pengadaan akan dilaksanakan melalui mekanisme Mini Kompetisi pada platform e-Katalog. Skema tersebut dipilih untuk mendorong persaingan yang sehat, meningkatkan transparansi, serta memperoleh penyedia terbaik dengan harga yang kompetitif.

Pengadaan ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas BBPTUHPT Baturraden melalui penambahan 600 ekor sapi perah di fasilitas pembibitan. Dengan bertambahnya populasi tersebut, diharapkan ketersediaan bibit sapi perah unggul bagi peternak di berbagai daerah dapat meningkat dan mendukung pengembangan industri susu nasional secara berkelanjutan.

Pewarta: Anast
Editor: Tono Rst
Lebih baru Lebih lama
TUTUP
TUTUP