Aksi Tak Senonoh di Taman Bangetayu Semarang, Polisi Lakukan Penyelidikan


Semarang SEMARANG Post -  Sebuah video yang memperlihatkan sepasang muda-mudi diduga melakukan tindakan tidak pantas di area Taman Bangetayu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, viral di media sosial. Rekaman tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat dan kini tengah menjadi perhatian pihak kepolisian.

Video itu beredar melalui sejumlah akun media sosial, salah satunya akun Instagram yang membagikan rekaman dengan narasi mengenai aktivitas dua orang yang berada di taman pada malam hari. Dalam video tersebut, pasangan laki-laki dan perempuan terlihat duduk di salah satu bangku taman sebelum diduga melakukan perbuatan yang dianggap tidak pantas di ruang publik.

Setelah beberapa saat, keduanya tampak berdiri dan berbincang singkat sebelum meninggalkan lokasi. Rekaman tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi perbincangan warganet.

Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, membenarkan adanya peristiwa yang terekam dalam video tersebut. Berdasarkan informasi awal, kejadian itu berlangsung pada Kamis malam (18/6/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.

Menurutnya, kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi kedua orang yang berada dalam video. Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi telah dimintai keterangan, namun hingga kini belum ada yang mengenali identitas pasangan tersebut.

Petugas juga berupaya menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kawasan Taman Bangetayu guna memperoleh petunjuk tambahan. Namun, proses pencarian masih berlangsung dan belum membuahkan hasil yang dapat memastikan identitas para pelaku.

Selain itu, polisi juga masih mengkaji kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut. Pendalaman dilakukan untuk mengetahui motif serta kondisi yang sebenarnya terjadi saat kejadian berlangsung.

Tak hanya fokus pada identitas pasangan dalam video, kepolisian juga berencana menelusuri asal-usul rekaman yang beredar di media sosial. Pihak pengunggah maupun orang yang pertama kali merekam video tersebut akan dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.

Hingga saat ini, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Pewarta: Wahyu Dwi
Editor: Anast

Lebih baru Lebih lama
TUTUP
TUTUP