Mohan Hazian Disorot Usai Muncul Dugaan Pelecehan Seksual


Jakarta, SEMARANG Post - Pebisnis dan pendiri brand streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian, tengah menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan pelecehan seksual yang diungkap melalui media sosial. Isu ini mencuat usai seorang perempuan dengan akun X @aarummamis mengaku menjadi korban tindakan tidak pantas oleh seorang pria berinisial M.

Dalam unggahannya pada Minggu 8 Februari 2026, @aarummamis menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Mei 2025 saat dirinya mendapat pekerjaan sebagai talent photoshoot dan videoshoot untuk salah satu brand lokal ternama. Ia mengklaim pelecehan terjadi setelah sesi pemotretan selesai.

“Owner M kemudian melancarkan aksinya dan mulai melecehkan saya. Saya dengan tegas mengatakan tidak, tapi owner M tetap tidak peduli,” tulis akun tersebut pada Selasa 10 Februari 2026.

Unggahan itu kemudian viral dan memicu pengakuan dari korban lain. @aarummamis menyebut sedikitnya tujuh orang menghubunginya dengan cerita serupa. Dalam utas lanjutan, ia membagikan kesaksian salah satu korban yang disebut masih berusia 17 tahun saat kejadian berlangsung.

“Korban lainnya telah menghubungi saya. Ini cerita dari salah satu korban yang mau berbagi cerita, dia 17 tahun. Hatiku sangat terpukul mengetahui aku bukan satu-satunya korban,” tulisnya.

Seiring mencuatnya isu tersebut, sejumlah pihak yang memiliki hubungan kerja sama dengan Mohan Hazian mulai mengambil langkah. Penerbit Shira Media menjadi pihak pertama yang menyatakan pemutusan kerja sama secara terbuka. Dalam pernyataannya, Shira Media menegaskan komitmen mendukung proses penanganan yang transparan dan berpihak pada korban.

“Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Haizan, termasuk pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerja sama penerbitan di masa mendatang,” tulis Shira Media.

Tak lama berselang, brand streetwear Thanksinsomnia juga mengeluarkan klarifikasi melalui Instagram. Pihak manajemen menyebut permasalahan yang melibatkan Mohan Hazian merupakan urusan pribadi dan menyatakan bahwa yang bersangkutan telah dinonaktifkan dari seluruh aktivitas brand sejak 9 Februari 2026.

“Yang bersangkutan tidak lagi secara aktif terlibat dalam hubungan kerja sama dan kepemilikan atas nama brand Thanksinsomnia, baik secara operasional maupun profesional,” demikian pernyataan resmi brand tersebut.

Sementara itu, Mohan Hazian membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Melalui video di Instagram Story pada Senin 9 Februari 2026 malam, ia menyatakan tuduhan tersebut tidak benar dan telah berdampak buruk terhadap dirinya, keluarga, serta brand yang dibangunnya.

“Semua tuduhan yang dituduhkan ini adalah tuduhan tidak mendasar,” ujar Mohan dalam video klarifikasinya.

Diketahui, Thanksinsomnia didirikan oleh Mohan Hazian tahun 2013 dan dikenal sebagai salah satu brand streetwear yang cukup berpengaruh di kalangan anak muda. Hingga kini, isu dugaan pelecehan tersebut masih menjadi perbincangan luas di media sosial dan menunggu kejelasan lebih lanjut dari proses penanganan yang berwenang.

Pewarta: Wahyu
Editor: Anast
Lebih baru Lebih lama
TUTUP
TUTUP