Adaptasi Sesuai Zaman Menjadi Kunci Pelaku bisnis



Wisata kuliner daerah memiliki keistimewaan tersendiri di hati masyarakat Indonesia, khususnya dengan menu yang beragam dan cita rasa yang unik di setiap wilayahnya. Berbicara kuliner, tentu tidak jauh dari wisata. 


Semarang,  salah satu destinasi wisata terkemuka di Indonesia terkenal dengan kuliner, seperti wingko babat, lumpia, hingga ikan bandeng. 


Ketika berkunjung ke Semarang, Bandeng Juwana Elrina pasti sudah tidak asing lagi bagi wisatawan. Beragam varian olahan ikan bandeng dimiliki Bandeng Juwana Elrina  selalu diburu masyarakat lokal atau wisatawan baik sebatas dimakan di tempat atau sebagai oleh-oleh. 


Bandeng Juwana Elrina berdiri hasil gagasan dokter Daniel Nugroho Setiabudhi yang melihat maraknya usaha bandeng duri lunak di Semarang.  Setahun sebelumnya dr. Daniel sudah melakukan berbagai uji coba resep bandeng berduri lunak menggunakan pressure cooker yang dimilikinya.


Setelah lama meracik resep dan memnemukan yang terbaik, akhirnya pada Januari 1981 Bandeng Juwana Elrina mulai menggelar produk  di depan rumah dokter Daniel Nugroho Setiabudhi. Hingga kini, sudah tersedia  empat cabang di Kota Semarang dan dikenal tidak hanya di kalangan masyarakat lokal Semarang namun juga masyarakat luas, termasuk wisatawan domestik dan asing.


Bandeng Juwana Elrina adalah bisnis yang dirintis oleh ayah saya, yang pada saat itu ingin mencari penghasilan tambahan untuk menyekolahkan anak-anaknya. Pada awalnya ia berkeinginan untuk membuka usaha toko roti, namun karena keterbatasan modal, akhirnya ia memilih usaha lain " ungkap Arif Honggowijoyo Kusmadi. 


Arif Honggowijoyo Kusmadi selaku Direktur Utama PT Bandeng Juwana mengatakan bahwa saat itu bisnis olahan ikan bandeng sudah banyak digemari, dan tercetuslah ide untuk membuat produk ikan bandeng duri lunak yang diracik dengan resep keluarga. Keunikan rasa dari resep keluarga tersebut telah membawa Bandeng Juwana Elrina hingga berkembang sampai sekarang, dan kami terus berupaya untuk menghadirkan berbagai inovasi kepada pelanggan setia kami.


Setelah hampir 41 tahun, Bandeng Juwana Elrina dirintis, produk yang disajikan kini mencapai sekitar 70 varian, termasuk Bandeng Duri Lunak, Bandeng Dalam Sangkar, Bandeng Pepes, hingga produk olahan seperti Otak-Otak Bandeng. 


“Dari berbagai varian produk yang kami tawarkan, Bandeng Duri Lunak adalah yang paling digemari pelanggan dan sering sekali dijadikan oleh-oleh ketika berkunjung ke Semarang,” jelas Arif.


Berbagai inovasi produk yang disajikan dari tahun ke tahun dilandasi dengan analisis minat konsumen dalam membeli produk ikan bandeng. Menariknya, tak hanya inovasi, namun adaptasi yang dilakukan sesuai perkembangan zaman juga menjadi kunci bagi bisnis Bandeng Juwana Elrina.


Bandeng Juwana Elrina juga mengalami masa adaptasi di awal masa pandemi namun mampu beradaptasi cepat dengan bergabung sebagai merchant ShopeePay sejak pertengahan tahun 2020. 


Arif Honggowijoyo mengakui ekosistem pembayaran yang efektif melalui penggunaan layanan pembayaran digital sangat membantu bisnisnya ketika terjadi penurunan penjualan di masa pandemi. 


ShopeePay kini tidak hanya digunakan oleh kalangan muda saja, namun masyarakat dari berbagai generasi sebelumnya juga sudah mulai terbiasa menggunakannya. 


Lebih lanjut dari sisi pelanggan, Arif Honggowijoyo melihat bahwa menyediakan layanan pembayaran ShopeePay menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan, karena pelanggan dapat dengan mudah berbelanja produk kuliner bandeng secara cashless dan mendapatkan keuntungan lebih melalui promo cashback yang ditawarkan.


“Saya juga berpesan sekaligus mengajak para pelaku UMKM lokal supaya lebih mampu menyesuaikan diri dengan digitalisasi, karena kita tidak bisa berhenti di pembayaran konvensional saja. Banyak sekali keuntungan dari mengadopsi layanan pembayaran digital seperti ShopeePay ini,” tutup Arif.


Bisnis kuliner ikan bandeng yang berdiri sejak 3 Januari 1981, merupakan merchant lokal ShopeePay yang  berpartisipasi dalam program ShopeePay Semangat UMKM Lokal Semarang pada 16 - 22 Januari 2022. 


Program tersebut menghadirkan promo spesial berupa Cashback yang ditawarkan di berbagai bisnis UMKM di Semarang guna mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi.


Kontributor: ShopeePay
Editor: Anast


Lebih baru Lebih lama