SMSI Jateng, Jayanto Arus Adi Siap Perkuat Media Siber


DEMAK, SEMARANG Post — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah resmi memasuki periode kepengurusan baru 2026–2031. Pelantikan jajaran pengurus menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran perusahaan pers media siber di tengah pesatnya perkembangan industri digital.

Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh organisasi, di antaranya perwakilan Gubernur Jawa Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Digital (Komdigi), perwakilan Kapolda Jawa Tengah melalui Humas Polda Jateng, serta Ketua Umum SMSI Pusat Drs. Firdaus, M.Si.

Jajaran pengurus SMSI dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang telah terbentuk untuk periode 2026–2031 juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam kepengurusan baru ini, Jayanto Arus Adi dipercaya memimpin SMSI Jawa Tengah sebagai Ketua. Sementara posisi Ketua Harian dipercayakan kepada Muhammad Ari Wibowo.

Kepengurusan inti SMSI Jawa Tengah periode 2026–2031 terdiri dari Jayanto Arus Adi sebagai Ketua, Muhammad Ari Wibowo sebagai Ketua Harian, Eko Sugiarto sebagai Sekretaris, Tono Masiran sebagai Wakil Sekretaris I, serta Witarto sebagai Wakil Sekretaris II.

Untuk posisi bendahara, dipercayakan kepada Fiqqih Hidayat, dengan Muhammad Hanafi sebagai Wakil Bendahara I dan Hadi Mulyono sebagai Wakil Bendahara II.

Kepengurusan baru tersebut membawa tantangan sekaligus tanggung jawab untuk memperkuat eksistensi SMSI di Jawa Tengah. Konsolidasi antara pengurus provinsi dengan jajaran kabupaten dan kota menjadi salah satu agenda penting agar organisasi semakin solid dan mampu menjalankan program secara efektif.

Tidak hanya memperkuat struktur organisasi, SMSI Jawa Tengah juga diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme perusahaan pers media siber.

Perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut perusahaan media untuk terus beradaptasi. Karena itu, peningkatan kualitas jurnalistik, profesionalisme pengelolaan perusahaan pers, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan tersebut.

Sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya juga menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem media yang sehat dan profesional.

Pelantikan pengurus SMSI Jawa Tengah periode 2026–2031 pun bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Momentum tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung perkembangan perusahaan pers media siber di seluruh Jawa Tengah.

Dengan kepengurusan baru dan jaringan yang semakin luas hingga tingkat kabupaten/kota, SMSI Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi wadah yang semakin solid bagi perusahaan pers media siber sekaligus berkontribusi dalam menjaga kualitas dan profesionalisme pers di era digital.

Pewarta: Wahyu DN
Editor: Anast
Lebih baru Lebih lama
TUTUP
TUTUP