Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, dosen, serta masyarakat sekitar. Sejak pelaksanaan dimulai, puluhan peserta tampak antusias mengikuti rangkaian layanan kesehatan dan aksi donor darah.
Ketua Panitia PKM, Dr. Yudi Hendrilia, M.Pd.K., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung kegiatan tersebut, terutama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Puskesmas Ungaran Barat.
Menurut Yudi, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana membantu masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan kampus.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PMI, Puskesmas Ungaran Barat, dan semua stakeholder yang sudah berkolaborasi. Selain aksi donor darah, kami juga mengadakan cek kesehatan gratis. Dosen-dosen lain juga sangat mendukung agar aksi kemanusiaan seperti ini bisa dilakukan secara berkala,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pimpinan Kampus Dukung Aksi Kemanusiaan
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua STT Kanaan Nusantara Ungaran, Dr. Julian F. Row, M.Th. Ia menilai program pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan sosial di lingkungan sekitarnya.
“Kami dari pimpinan sangat mendukung secara moril. Kegiatan PKM seperti ini sangat positif dan bisa dikembangkan secara lebih baik lagi ke depan, karena kampus teologi harus hadir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Julian.
Menurutnya, perguruan tinggi teologi tidak hanya berperan dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga perlu menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, nilai-nilai kepedulian, pelayanan, dan kemanusiaan diharapkan semakin tumbuh di kalangan mahasiswa maupun civitas akademika.
Dukung Tridarma Perguruan Tinggi
Ketua Program Studi Pendidikan Agama Kristen STT Kanaan Nusantara Ungaran, Daniel Setiawan Giamulia, M.Pd.K., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab dosen dan mahasiswa dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi.
Tridarma yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi landasan bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi secara nyata di tengah kehidupan sosial.
Daniel berharap keterlibatan kampus dalam kegiatan kemanusiaan dapat menjadi wujud pelayanan yang membawa manfaat dan berkat bagi masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan PKM tidak hanya menjadi agenda akademik, tetapi juga sarana membangun hubungan yang lebih dekat antara institusi pendidikan dan masyarakat.
Warga Berharap Kegiatan Berlanjut
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan. Setelah itu, peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan donor darah menjalani proses sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan gratis memiliki manfaat bagi warga sekitar, sekaligus menjadi ruang partisipasi sosial bagi mahasiswa dan dosen.
Salah seorang warga Ungaran Barat yang mengikuti kegiatan tersebut berharap program serupa dapat diselenggarakan secara rutin.
“Kegiatannya sangat membantu masyarakat. Semoga bisa rutin dilakukan, karena cek kesehatan dan donor darah ini sangat bermanfaat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, STT Kanaan Nusantara Ungaran menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan peran perguruan tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program sosial sekaligus menjadikan kampus sebagai bagian dari lingkungan masyarakat yang peduli terhadap kesehatan, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Editor: Anast
