Ayam Potong Mbak Tun DiJual Secara Online


 

Kendal, SEMARANG Post – Saat ini, kehidupan manusia hampir tidak bisa dipisahkan dari aktivitas online atau internet.Hampir semua kalangan dan semua profesi membutuhkan akses ke internet untuk kemudahan aktifitasnya.


Bagi pelaku usaha, akses internet dapat menjangkau pasar lebih luas dan tak terbatas sehingga  strategi pemasaran online atau marketing online menjadi suatu hal yang diandalkan oleh pelaku usaha untuk mendapatkan pelanggan lebih banyak lagi.


Dalam rangka mengimplementasikan pengetahuan yang diperolehnya, Putri Isnayni Dewi, mahasiswi Ilmu Komunikasi USM menggelar pelatihan 'komunikasi pemasaran' pada pelaku usaha ayam potong di Dukuh Tridi RT 002/ RW 003, Desa Dempelrejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal.


“Saya ingin membantu menjualkan ayam potong mbak Tun secara online. Karena selama ini mbak Tun hanya menjual ayamnya di pasar tradisional,” tutur Putri (2/6/2021).


Solikatun menjalankan usaha ayam potongnya sejak 2003. Perempuan yang akrab disapa mbak Tun itu saat ini sudah memiliki dua lokasi tempat penjualan yaitu di Pasar Sidorejo atau Srogo dan Pasar Sukodono atau Putat. 


Dari keterangannya, Putri Isnayni Dewi menggelar pelatihan tersebut dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Back to Village III pada 2 hingga 30 Juni 2021.


Konsep KKN Back to Village, diharapkan mahasiswa bisa melihat, memahami juga berkontribusi terhadap potensi seperti potensi pariwisata, budaya, edukasi bahkan pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di desanya.


Kontribusi:Putri Isnayni D (Mahasiswi Ilmu Komunikasi USM)
Editor: Tono RST 
Lebih baru Lebih lama