Wedang Uwuh Rosmerta Teman Menjalani Hari.


Semarang, SEMARANG Post - Cita rasa Wedang Uwuh yang manis dan pedas karena bahan jahe dengan warna merah serut kayu secang dan aroma harum, dan cocok dinikmati selagi masih panas atau hangat adalah sisi khas dari minuman berbahan dasar rempah.

Awalnya wedang uwuh disajikan dalam bentuk bahan rempah-rempah asli, namun seiring kebutuhan akan kepraktisan penggunaan, saat ini wedang uwuh sudah dikembangkan menjadi bentuk instan maupun bentuk celup yang praktis. Seperti halnya Wedang Uwuh Rosmerta yang saat ini menjadi salah satu ikon kuliner minuman rempah  segala lapisan masyarakat di kota Semarang.

Menurut Maria Dianita yang akrab disapa Ita selaku pemilik usaha Wedang Uwuh Rosmerta, bahwa untuk memenuhi pesanan konsumennya dari kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Malang bahkan Kalimantan dan Aceh, pengelolaan strategi marketing yang tepat menjadi kunci utama, 

" Wedang Uwuh Rosmerta memang brand baru, namun mampu bersaing di tengah pasar " ungkap Ita di rumah produksinya Jalan. Goldenwood No.C 10, Sambiroto, Citragrand, Semarang.

Melengkapi keterangannya, Ita manambahkan bahwa pihaknya sedang mengaplikasikan strategi baru seperti melibatkan lebih banyak orang dalam pemasaran. Cara itu saya nilai sebagai cara tepat dalam upaya meningkatkan awareness masyarakat.

Menjadi keunggulan tersendiri dimana taste Wedang Uwuh Rosmerta cocok di lidah berbagai usia lebih-lebih komposisi bahan-bahan yang terkandun menjadikan produk ini cocok dinikmati dan disajikan pada siang hari sekalipun.

“Anak saya tadinya tidak suka jahe, setelah coba Rosmerta jadi suka. Cocok, sebagai sajian minuman tamu, karena rasanya soft, dan praktis" tutur Rina yang sudah hampir satu tahun mengkonsumsi Wedang Uwuh Rosmerta.

Wedang Uwuh Rosmerta adalah minuman rempah dengan bahan dasar jahe, kayu secang, sereh, kapulaga, kayu manis, gula batu, daun pandan, daun jeruk, serta pala dan bubuk jahe. Ber-tagline “untuk kamu yang menghargai hidup” Wedang Uwuh Rosmerta dapat menjadi teman sibukmu selama menjalani hari.


Pewarta: Dianita
Editor: Novi Dwi R
Lebih baru Lebih lama
CLOSE ADS
CLOSE ADS